“Kolaborasi ini tidak berhenti pada pemberian sarana. Kami ingin memastikan transfer knowledge, pembentukan budaya kerja, dan penguatan karakter siswa agar sesuai dengan nilai-nilai profesionalisme di industri otomotif. Pendidikan vokasi harus terhubung langsung dengan kebutuhan nyata industri,” jelas Azandy Abdillah Buloto.

Kepala SMK Negeri 5 Makassar, H. Amar, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kalla Toyota dan Yayasan Kalla. Ia menilai bantuan tersebut akan berdampak signifikan terhadap kualitas pembelajaran siswa.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan Kalla Toyota dan Yayasan Kalla melalui program T-TEP ini. Bantuan mobil praktik, AC, dan kursi kelas tentu sangat membantu peningkatan kualitas pembelajaran. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kompetensi siswa agar mampu bersaing di dunia industri,” ungkap H. Amar.

Sinergi antara Kalla Toyota dan SMK Negeri 5 Makassar ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang semakin kuat, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan industri masa depan.

Komitmen tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di wilayah Indonesia Timur.

“Dalam setiap komitmen ESG, ada tanggung jawab sosial untuk masa depan. Melalui dukungan T-TEP, kami hadir bukan hanya memberi fasilitas, tetapi menyiapkan generasi yang siap melangkah ke dunia industri,” tutup Abdul Hannan. (*)

YouTube player