Terlebih lagi saat sore menuju waktu berbuka puasa yang pastinya kondisi jalan cenderung lebih padat, pengendara diimbau untuk tidak tergesa-gesa atau bahkan jika memungkinkan bagi umat Muslim yang menjalani ibadah puasa namun masih dalam perjalanan saat waktu berbuka, salah satu manajemen waktu yang diperlukan adalah membawa bekal berupa makanan ringan dan air mineral untuk bisa melipir dan membatalkan ibadah puasa dahulu.

Jaga Emosi & Konsentrasi Saat Jam Padat

Pada waktu menjelang berbuka puasa, lalu lintas biasanya akan menjadi jauh lebih padat dibanding waktu sebelumnya, sehingga para pengendara diperlukan untuk tetap fokus, hindari emosi, serta lakukan akselerasi secara halus, dan hindari pengereman mendadak (hard braking) agar bisa saling menghargai dan menjaga kenyamanan selama bermobilitas.

Gunakan Riding Gear yang Nyaman

Tidak lupa juga untuk seluruh pengendara agar selalu menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu agar dapat mengurangi terjadinya risiko yang tidak diinginkan.

Pemilihan perlengkapan yang nyaman dan tidak panas menjadi hal penting juga untuk diterapkan saat berkendara selama berpuasa sehingga dapat menjaga energi tubuh.

Di samping itu, para pengendara juga disarankan untuk mengenali rute perjalanan dan mengantisipasi titik-titik yang rawan kepadatan, sehingga jika memungkinkan pilih jalur alternatif agar perjalanan lebih lancar.

Kondisi pengendara yang sudah siap juga perlu didukung dengan kondisi sepeda motor yang prima sehingga perlu melakukan pengecekan rutin sebelum dikendarai karena kendaraan yang terawat dengan baik akan membantu menjaga performa tetap optimal sehingga pengendara tidak perlu mengeluarkan energi berlebih selama perjalanan.

YouTube player